Membiasakan Bayi Tidur Sendiri

Bulan ini Rex sudah berusia 4 bulan. Hihihi. Beneran deh enggak kerasa. Kayaknya baru kemarin saya masih belajar menyusui dan menggendong. Di usia yang semakin besar sudah menjadi tugas saya untuk mengenalkannya ke berbagai hal. Apalagi Rex sudah mulai tertarik terhadap benda. Segala hal dia pegang dan dimasukkan ke mulut. Belum kalau kumat ngoceh-ngocehnya. Bisa teriak-teriak dia sambil ketawa. Hahaha. Lucu yah bayi itu. Selama dia senang dan bisa untuk melatih kemampuannya dalam beraktifitas biasanya enggak saya larang.

Narik kaus tangannya sendiri sampai lepas, boleh.

Narik kaus kakinya sendiri sampai lepas, boleh.

Termasuk memasukkan jari ke mulut.

Dulu waktu usia awal baru lahir Rex sudah mampu menghisap jarinya sendiri. Semakin kesini semakin sering frekuensinya dan bergantian. Kadang jari tangan kanan, kadang jari tangan kiri yang dimasukkan ke mulut.

Saya tidak pernah melarang karena memasukkan jari ke mulut merupakan bagian dari proses tumbuh kembang anak, ya kan. Bayi belajar koordinasi tangan dan mulut yang berguna kelak ketika dia belajar makan. Selain itu menghisap jari juga sebagai bentuk ‘self soothing‘. Bayi belajar untuk mengendalikan mood diri sendiri.

Khawatir jari bakal luka karena kelamaan dihisap?

Kalau saya enggak sih. Soalnya Rex tidak pernah lama menghisap jari. Jadi hisap copot hisap copot. Yang penting saya selalu menjaga kebersihan tangannya.

 

 

Selain melatih motorik halusnya, salah satu pe-er besar buat saya adalah membiasakan Rex untuk bisa tidur sendiri tanpa harus selalu digendong.

Bukannya saya kejam ya malas menggendong anak, tapi Rex harus belajar tidur sendiri supaya tidak terlalu ketergantungan dengan sesuatu (digendong/diayun).

Awalnya agak susah sih tapi semakin kesini dia sudah lumayan sering bisa tertidur sendiri tanpa digendong.

Berikut beberapa hal yang membantu Rex untuk tidur :

  • Mengatur nyala lampu. Biasanya kalau Rex sudah mulai mengantuk saya akan meredupkan lampu. Hal ini membantunya untuk lebih rileks dengan mengurangi cahaya yang masuk ke mata.
  • Mengatur suhu ruangan. Rex tidak bisa tidur tanpa AC. Hedeh. Jadi meskipun jendela kamar saya cukup banyak, lumayan lebar dan mendapat angin dari kebun tapi tetep aja, lama-lama Rex akan berkeringat dan itu membuatnya tidak nyaman. Kalau sudah begitu rewel lah dia karena susah tidur. Makanya AC harus nyala. Biasanya saya atur suhunya tidak terlalu dingin. Yang penting sejuk.
  • Cukup susu. Kalau Rex kenyang dia akan lebih mudah tertidur. Jadi biasanya saya susui dia sebelum tidur trus disendawakan supaya perutnya nyaman.
  • Menyetel lagu-lagu. Biasanya saya putarkan lullaby song yang menenangkan. Saya tidak membiasakan Rex tidur di tempat yang terlalu sunyi. Toh dulu di rahim dia terbiasa dengan suara ‘berisik’ dari detak jantung dan aliran darah kan. Lagipula kalau dia bisa tidur di ruangan yang agak rame saya jadi gampang bawa dia ke mall. Dia bisa tidur pas saya syoping. Aseekk.
  • Mengijinkannya menghisap jari. Rex kalau sudah rewel karena lelah dan mengantuk dia akan mulai menghisap jari. Setelah itu lama-lama matanya akan mulai menutup dan jatuh tertidur. Begitu dia tertidur jari yang dihisap akan lepas dengan sendirinya, jadi tidak dihisap terus selama tidur. Seperti yang terlihat di foto-foto postingan ini. Awalnya Rex main-main sendiri dengan tisu, lama-lama dia menghisap jari dan tidur dengan sendirinya. *Entah kenapa dia suka mainin tisu, padahal di sekelilingnya banyak mainan -_-

 

 

Meskipun terbilang cukup sukses membuat dia belajar tidur sendiri, tapi ada kalanya juga semua hal diatas enggak mempan. Tetep aja dia rewel karena lelah dan mengantuk.

Kalau sudah begitu biasanya enggak selalu langsung saya tolongin untuk bantu dia tidur. Saya biarkan dulu beberapa saat. Maksimal 10-15 menit lah. Kalau masih rewel juga baru saya susui dia. Biasanya dia tidak menghisap payudara saya untuk minum tapi cukup diemut gitu lah. Dia menjadi tenang lalu jatuh tertidur.

Tiap bayi bisa beda-beda ya caranya. Rajin-rajin aja mencoba. Kalau bayi bisa tidur sendiri, emaknya juga kan yang seneng. Waktu untuk istirahat jadi lebih terpenuhi. Jangan lupa, yang namanya ibu itu harus waras!. Sehat jasmani dan rohani. Ibu bahagia, bayi pun bahagia. Bukan begitu ? 😀

 

 

Comments

    1. Post
      Author
  1. andyhardiyanti

    Salam kenal, Mbak Rxyzcha 🙂
    Ini saya sampai copy paste namanya di biodata yang ada di sidebar lho.. khawatirnya salah ketik. Hahahah.

    Kunjungan pertama saya nih di blog ini 🙂 Kalau saya di rumah sampai si anak udah usia 5 tahun masih aja nih sekamar, paling beda kasur aja. Walaupun awalnya dikelonin dulu sekasur..hihihi

    1. Post
      Author
      Rxyzcha

      Salam kenal juga mbak, terima kasih lho sudah mampir. Sampai pake copas segala hahaha. Ini anak saya kalau malam sekasur sama saya, kalau siang baru tidur di boxnya hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *