COSRX Oil-Free Ultra Moisturizing Lotion (with Birch Sap)

Bahas skincare lagiii HEHEHE. Ya gimana, berhubung si bayi masih terlalu kecil untuk diajak kelayapan, saya lebih banyak di rumah. Makanya jadi jarang pake makeup. Skincare lah yang lebih sering ditambah koleksinya.

Kali ini saya mau bahas pelembap yang ringan yang kalau dalam skincare routine ala Korea masuk kategori emulsion.

Emulsion favorit saya selama setahun belakangan adalah Scinic Iceland Water All in One Ampoule. (review di sini). Tapi meskipun favorit yang namanya cewek itu suka tetep laper mata buat nyari yang lain kan yaaa. Apalagi saya lebih sering dirumah. Mantengin olshop jadi rutinitas sehari-hari. NGAHAHA.

Pada dasarnya saya cukup suka dengan produk-produk dari merk COSRX. Harganya tidak terlalu mahal tapi hasilnya bagus di kulit saya. Makanya waktu awal tahun COSRX mengeluarkan produk COSRX Oil-Free Ultra Moisturizing Lotion (with Birch Sap), saya udah ancang-ancang mau beli. Ndilalah kok lupa terus gara-gara sibuk sama kehamilan dan bangun rumah. Akhirnya baru kebeli sekarang-sekarang ini deh.

Mari kita telisik (uwopooo) lebih dalam tentang produk ini.

 

 

 

Produk ini adalah pelembap ringan yang oil-free alias bebas minyak. Sekali baca judulnya pasti udah langsung ngerti kalau ini bakalan enak dipakai sama kulit yang jenisnya kombinasi-berminyak.

Mengandung Betula Platyphylla Japonica Juice 70% (Birch Sap) untuk menjaga kelembapan hingga kulit terdalam.

Btw salah satu hal yang bikin saya suka produk skincare dari Korea adalah kandunganya yang variatif dan inovatif. Ada ginseng, lendir bekicot, Jeju lava, susu keledai dan kali ini getah pohon.

 

Betula Platyphylla Japonica

 

Birch sap

 

 

 

 

Produk ini diklaim sesuai untuk semua jenis kulit, termasuk kulit yang sensitif, berminyak dan cenderung berjerawat.

Botolnya dilengkapi pump untuk mempermudah mengeluarkan isinya. Selain itu tetap terjaga higienis karena enggak perlu colak-colek kayak krim yang ditaruh di wadah biasa.

 

 

Tekstur produk ini berupa krim yang tidak terlalu pekat. Warnanya putih dan sekilas ada aroma seperti citrus. Tapi awalnya aja, aroma selanjutnya hmmm apa yaa, agak susah didefinisikan. Kayak kalau kita lagi di hutan trus mencium aneka ragam wangi kayu-kayuan, bunga dan buah campur jadi satu. Cuma enggak sesegar itu juga sih, kalau ini ada aroma ‘obatnya’ dikittttttt. Duikit banget kok. Ahh auk ah.., saya enggak ahli kalau soal bau-bauan. Kalau di hidung saya sih aroma produk ini enggak mengganggu. Cukupan lah meskipun bukan aroma yang enak banget macam buah-buahan.

Meskipun awalnya krim ini agak lengket waktu pertama dioles, tapi beberapa saat kemudian langsung terserap oleh kulit. Bikin kulit jadi lembap dan kenyal tanpa ada rasa lengket dan meleleh. Enak.

Saya sudah hampir sebulan pakai produk ini dan saya suka. Seperti yang saya bilang di awal, produk ini saya pakai sebagai emulsion. Kalau mau dipakai sebagai krim terakhir juga bisa sih. Saya pernah mencoba produk ini tanpa ditambah apa-apa lagi, jadi setelah membersihkan muka cuma mengoleskan produk ini aja di muka. Hasilnya cukup menyenangkan. Cuma kalau untuk kulit kering produk ini sepertinya kurang mampu menjaga kelembapan dalam jangka waktu lama.

Oya, harganya sekitar IDR 200-250 ribuan. Biasa lahh, variasi harga tergantung olshop. Untuk harga segitu dengan isi produk yang lumayan banyak terhitung enggak mahal yah. Enak di kantong enak di muka. 😀

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *