Perawatan Tubuh

Hugo Boss XX

Saya selalu suka sama wewangian badan, entah itu cologne atau parfum. Bukan engga pede sama aroma badan tapi biasanya wewangian juga punya efek mood booster buat saya.

Mungkin banyak orang suka parfum dengan aroma manis atau bunga, tapi kalau saya lebih suka yang tengah-tengah. Manis enggak, bau menyengat bunga juga enggak. Menurut saya kalau terlalu manis seperti aroma vanilla yang dominan jadinya malah terkesan agak kekanak-kanakkan. Kalau aroma bunga, aroma tubuh alami saya yang kurang cocok. 
Maka dari itu saya lebih suka parfum dengan aroma yang cenderung spicy. Salah satu parfum favorit saya dengan aroma itu adalah Hugo Boss XX

sumber

Parfum ini terdiri dari beberapa aroma. 
Top Note : Litchi, Black Currant, Mandarin Orange
Middle Note : Jasmine, Rose
Base Note : Sandalwood, Amber, Musk
Aroma
Seperti saya bilang tadi, aromanya spicy. Ada manisnya, ada segernya dan ada aroma bunga juga. 
Kemasan
Sayangnya parfum ini bentuk botolnya biasa aja. Bentuk tabung gitu. Cuma memang botolnya tebel sih jadi terkesan kokoh. Sudah jelas ya, dengan bentuk seperti ini jadi agak susah untuk dibawa kemana-mana.

Cara pakai
Sama seperti cara pakai parfum pada umumnya, tinggal semprot di leher dan pergelangan tangan. Dua tempat itulah letaknya titik nadi, jadi aroma parfum akan menyebar dan tercium juga sama orang lain. Rasanya puas kan kalau orang lain juga ikut mencium parfum kita saat kita lewat. Apalagi ditambah komentar “eh parfum kamu baunya enak ya, pake merk apa?’  *hehehe
Ketahanan
Tiap parfum asli yang berkualitas tentu tidak perlu diragukan lagi ya ketahanan baunya, awet banget. Nyemprotnya pagi, malem masih tercium kuat aromanya. Males juga kan kalau harus bolak-balik semprot untuk mempertahankan aromanya.
Harga
IDR 650 ribu -700 ribu an untuk isi 100 ml
Sebenarnya memilih parfum atau wewangian memang susah-susah gampang. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut tips memilih parfum/wewangian ala saya :
Pilih parfum yang sesuai/mendekati aroma badan. 
Tiap orang punya aroma alami (pheromone) yang berbeda-beda. Cara menentukannya gampang :
– kalau parfum yang kita pakai baunya  lama-lama jadi tidak enak atau malah bikin eneg ya berarti aroma itu  kurang cocok untuk kita.
– kalau setelah beberapa jam dan sudah tercampur dengan keringat tapi kita masih suka dengan aromanya, berarti aroma itu cocok dengan kita
Pilih parfum yang berkualitas
Memang harganya agak mahal tapi parfum yang bagus wanginya tahan lama sehingga tidak perlu repot untuk menyemprot berkali-kali. Apalagi menyemprot sekujur badan. Kandungannya juga relatif lebih aman untuk kulit kita dibanding dengan parfum isi ulang yang kadang kualitasnya masih dipertanyakan.
Itu aja sih kalau menurut saya. Enggak usah banyak-banyak ntar bikin ribet trus jadinya malah batal beli parfum hehe.  Oya kalau memilih-milih aroma di toko parfum jangan pas lagi flu ya. Jadi engga bisa mencium aroma yang tepat gara-gara hidung tersumbat. Wkwkw ;p

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *