FOOD

Holycow Steak

Siapa suka steak ?…. *angkat tangan tinggi-tinggi..hihihi

Saya selalu penasaran sama yang namanya steak. Menurut saya beda cara masak dan penyajian akan berbeda pula hasilnya. Saya selalu menilai makanan dari 3 aspek yaitu penampilan, aroma dan rasa. Dalam bidang per’steak’an *halah, penampilan si steak biasanya saya kategorikan jadi 2, yaitu steak yang menggunakan hotplate dan steak yang menggunakan piring.Beberapa waktu lalu saya mengunjungi restoran steak yang lumayan baru di Surabaya, namanya Holycow.

 

sumber
Sepertinya resto ini  menjadi bahan pembicaraan banyak orang akhir-akhir ini, katanya steaknya enak. Sebagai penyuka steak saya tentu penasaran dong. Di Surabaya ada 2 restoran Holycow yaitu di daerah tegalsari dan graha famili. Berhubung rumah saya lebih dekat dengan resto Holycow yang di Graha Famili jadi meluncur lah saya kesana.
Di resto ini tersedia beberapa jenis daging. Kita bisa memilih mau daging sapi yang wagyu atau yang biasa (bukan wagyu). Meskipun bukan wagyu tapi dagingnya memiliki kualitas yang baik.

 

Saya memilih menu holy steak 2. Steak di holycow disajikan di piring bukan di hotplate seperti kalau kita makan steak di Boncafe. Mari kita bahas satu persatu tentang sajian yang saya pilih.
1. Dagingnya
Daging yang saya pilih adalah daging yang bukan wagyu, tapi ini adalah daging sapi dengan kualitas yang baik (saya lupa import atau bukan). Daging di menu ini lebih besar dan tebal. Sengaja saya pilih soalnya perut saya meronta-ronta waktu lihat gambarnya di buku menu hahaha. Daging ini dimasak medium-well sesuai dengan permintaan saya. Saya memang suka dengan daging steak yang matang diluarnya tapi masih juicy di dalamnya. Sayangnya, untuk menu yang saya pilih ini menurut saya agak ‘kematangan’ ya untuk kategori medium-well, tapi memang tidak bisa dipungkiri kalau dagingnya mantabh.
2. Mashed potato
Kali ini saya memilih mashed potato dibanding french fries soalnya saya ingin tahu seperti apa olahan mashed potatonya. Sayangnya saya kurang puas. Mashed potatonya kurang ‘gurih’, sepertinya tidak menggunakan susu 🙁 Kesimpulan saya mashed potato di sini rasanya standar. Tapi mungkin bagi orang yang kurang suka dengan susu rasa mashed potatonya jadi pas.
3. Spinach alias bayam
Waktu pertama kali diantar ke meja saya, sekilas saya lihat bayamnya mirip sayur-sayuran  yang ada dipiring kalau kita pesen masakan padang hahaha. Mirip kan ya :p Tapi ternyata rasanya lebih asik dibanding tampilannya. Olahan bayamnya menurut saya enak, ada bawang putihnya dan sedikit merica sepertinya. Bumbu-bumbunya pas sehingga rasa langu yang biasanya terdapat di sayuran hijau yang direbus jadi hilang.
4. BBQ Sauce
Di resto ini tersedia 5 macam saus, saya pilih yang BBQ. Rasanya manis ada gurihnya sejujurnya sama saja seperti saus-saus BBQ yang lain. Tidak ada yang istimewa. Saya justru lebih suka dengan mushroom sauce nya. Sausnya creamy warna putih, gurih banget dan gak bikin eneg. Besok-besok kalau saya ke resto ini lagi saya akan pilih mushroom  sauce saja.
5. Harga
Harga menu steak yang saya pilih IDR 129 ribu-an. Untuk harga segini lumayan worth it lah.
6. Tempat 
Di graha famili ini restonya 2 lantai. Lantai 2 lebih enak karena lebih nyaman, mungkin karena tidak dekat sama pintu masuk yang banyak lalu lalang orang ya. Dekornya dominan warna merah, lightingnya pas gak terlalu terang gak terlalu gelap. Oke lah sejauh ini
Balik  ke resto ini lagi ? Yes! saya masih pensaran dengan menu-menu lain ^^
Holycow! Restoran
Komplek Ruko Plaza Graha Family B3 dan B5 Surabaya

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *